Idul Fitri sering disimbolkan sebagai hari kesucian. Lalu apakah ini logis? Jika kita perhatikan dari konsep yang ada, ini logis dan merupakan suatu konsep yang menabjubkan. Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya soal Ramadan adalah bulan diklat kehidupan.
Kalau kita mencoba berpikir secara menyeluruh akan berbagai macam masalah kehidupan, kita akan menemukan akar masalah dari semua itu adalah nafsu. Nafsu lah yang mengantarkan kita makan makanan tidak sehat yang menimbulkan penyakit hingga kematian.
Mayarakat yang bermasalah kesehatan fisiknya juga berpengaruh besar terhadap masalah ekonomi, menjadi ekonomi yang lambat bahkan terjerumus pada lingkar kemiskinan. Kita bisa melihat negara yang maju dan Sejahtera juga memiliki pola makan yang lebih sehat.
Nafsu yang tak terkendalikan juga menjadi sumber masalah dalam hal perekonomian. Pengusaha yang rakus sering kali menyebabkan kesenjangan sosial bahkan sampai bencana alam yang berkelanjutan.
Nafsu dalam kepemimpinan juga menjadi akar masalah dari ketidaksejahteraan rakyat, kotupsi, hingga peperangan. Jika para pemimpin dan pejabat bisa mengendalikan nafsunya, masalah-masalah seperti ini bisa minim terjadi.
Inilah pentingnya kita perlu menyucikan diri setiap tahunnya, ibarat mobil kita perlu service rutin agar kita bisa kembali pada kondisi yang kembali baik, untuk menjalani kehidupan yang terus berjalan kedepannya. Puasa Ramadan inilah konsep penyuciannya.
Idul Fitri, hari yang harusnya kita sudah tersucikan
Setelah berjalannya diklat yang Panjang selama 1 bulan, seharusnya kitab isa menjadikan kondisi kita kembali pada kesucian, baik suci secara spiritual maupun suci secara keseluruhan.
Mulai dari kesucian dalam nafsu akan makanan, yang tadinya tak bisa lepas dari makanan goreng-gorengan, minuman gula-gulaan, rokok, alcohol dan lainnya, setelah Idul Fitri harus bisa menghindari dari konsumsi yang tidak sehat ini. Berat memang, tapi kita sudah dilatih di diklat.
Kesucian dari nafsu keserakahan, yang sebelumnya selalu ingin menang sendiri, ingin selalu dapat yang paling banyak, ingin menjadi yang paling diperhatikan, setelah lebaran ini harus bisa kembali netral dan berambisi pada kadar yang positif.
Kesucian dari kemaksiatan seksual, yang sebelumnya suka berpikir jorok, menonton video tak senonoh, hingga perbuatan maksiat yang lebih parah, setelah Idul Fitri ini harusnya bisa kembali bersih, berpikiran jernih, menonton tayangan yang sehat dan melakukan hobi yang sehat pula.
Download Twibbon Idul Fitri sekarang dan tetap fokus diklat Ramadan
Idul Fitri masih setengah bulan lagi, kita tak perlu memikirkan kapan Idul Fitri akan datang, karena yang terpenting kita melaksanakan Ibadah atau diklat Ramadan ini dengan khusu dan fokus. Masalah Idul Fitri kita siapkan Twibbonnya dari sekarang, tapi tetap fokus Ramadan.
Dengan adanya Twibbon ini nantinya bisa menyuarakan suasana Idul Fitri, menyuarakan bahwa kita sudah lebih suci dari sebelumnya dan semangat saling memaafkan lahir dan batin. Karana zaman sudah serba digital, maka Twibbon ini ibarat ketupat di dunia digital.
Berikut adalah Twibbon spesial Idul Fitri 1446 H / 2025 M yang bisa kita download secara gratis




